Penebaran ikan adalah salah satu upaya optimalisasi produksi ikan. Sebanyak 137.000 ekor ikan meliputi ikan nila, tawes, mas dan udang galah ditebar di Waduk Penjalin. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penebaran beberapa jenis ikan di Waduk Penjalin meliputi kemampuan memanfaatkan sumberdaya pakan dan ruang, pertumbuhan ikan dan peluang tertangkap kembali oleh nelayan. Metode yang digunakan adalah stratified random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022 di 4 stasiun pengamatan. Pengambilan sampel ikan menggunakan jaring insang dengan mata jaring 0,75; 1; 1,5; 2; 2,5 dan 3 inci. Selain itu pengambilan data dibantu oleh enumerator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan nila dan udang galah bersifat alometrik negatif, tawes bersifat alometrik positif dan ikan mas bersifat isometrik. Faktor kondisi ikan nila (0,78-1,45), tawes (0,94-1,18), mas (0,81-1,23) dan udang galah (0,75-1,14). Performa pertumbuhan ikan tebaran cenderung lambat. Analisis kebiasaan makan ikan memperlihatkan bahwa makanan utama ikan nila adalah fitoplankton (99,9%), ikan tawes berupa fitoplankton (90%), ikan mas berupa tumbuhan (85,71%) dan udang galah berupa moluska (86,21%). Ikan tawes memiliki peluang tertangkap paling tinggi dibandingkan dengan ikan lainnya.
Copyrights © 2024