Ikan nila merupakan komoditas andalan budidaya yang cukup banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas, khususnya di Indonesia. Jeroan ikan nila segar memiliki komposisi kadar protein sebanyak 55,55% sehingga untuk meningkatkan nilai jualnya seringkali digunakan sebagai hidrolisat protein. Hidrolisis protein menggunakan enzim merupakan cara yang efektif, karena dapat membuat hidrolisat protein terhindar dari kerusakan asam amino tertentu. Enzim proteolitik memiliki banyak macam dan yang dapat digunakan sebagai penghidrolisis, dalam menghasilkan hidrolisat protein adalah enzim bromelin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jenis enzim proteolitik dan waktu hidrolisis terhadap aktivitas antioksidan dari hidrolisat protein dari limbah jeroan ikan nila Oreochromis sp. Penelitian ini menggunakan RAL 2 faktor dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu konsentrasi enzim bromelin yang digunakan yakni konsentrasi kontrol, 1%, 2% dan 3%. Faktor yang kedua yaitu waktu hidrolisis antara lain 4 jam, 6 jam dan 8 jam. Data yang diperoleh dianalisis dan dilanjutkan dengan uji aktivitas antioksidan, uji derajat hidrolisis dan uji kadar protein. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi enzim bromelin terbaik sebagai antioksidan adalah 3% dan waktu hidrolisis 6 jam dengan nilai IC50 89.91 µg/mL. Sementara Derajat Hidrolisis terbaik terdapat pada konsentrasi enzim 3% dan waktu hidrolisis 6 jam dengan DH hingga 82,25%. Kadar Protein tertinggi pada perlakuan P2 6 jam (konsentrasi enzim bromelin 2%) sebesar 59,31%.
Copyrights © 2023