Jika remaja berlebihan bermain game online, adiksi game online dapat menyebabkan masalah psikologis seperti munculnya perilaku agresif, seperti menjadi marah, emosional, dan mengucapkan kata-kata kasar atau kotor. Kekecewaan atau kegagalan untuk mencapai pemuasan atau tujuan yang ditujukan pada orang atau benda disebut perilaku agresif. Ini lebih mirip dengan nafsu untuk menyerang karena mereka cenderung menyerang sesuatu yang mengecewakan, menghalangi, atau menghambat.. Mengetahui hubungan adiksi game online dengan perilaku agresif pada siswa/I di SMPN 9 Palangka Raya. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan Cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sampel 52 siswa/i kelas VIII sesuai dengan kriteria insklusi yang ditetapkan. Data yang dikumpulkan menggunakan dua jenis instrumen yaitu intrumen kecanduan game online dan intrumen perilaku agresif yang sudah melalui uji validitas dan reliablitas. Data yang didapatkan dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square Berdasarkan hasil uji statistic Chi-square menunjukkan nilai p = <0,001, yang artinya H1 diterima. Adanya hubungan yang signifikan antara adiksi game online dengan perilaku agresif pada siswa/I kelas VIII SMPN 9 Palangka Raya. Berdasarkan hasil penelitian hendaknya pihak sekolah dengan bekerja sama dengan petugas Kesehatan (perawat, psikiater dan psikolog) dalam memberikan edukasi tentang bahayanya permainan game online yang dapat mempengaruhi Kesehatan fisik maupun psikologis seseorang.
Copyrights © 2024