Kecamatan Rajadesa merupakan sentra produksi kopi robusta di Kabupaten Ciamis. Potensi tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan usaha salah satunya yaitu agroindustri kopi bubuk. Penelitian ini bertujuan (1) menghitung besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan yang diperoleh agroindustri kopi di Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis; (2) mengetahui kelayakan usaha agroindustri kopi yang ada di Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis. Rancangan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sensus atau sampling total. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Biaya dan Pendapatan, Kelayakan usaha yakni Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) dan Break Event Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Biaya rata-rata yang dikeluarkan dalam produksi kopi bubuk sebesar Rp10.236.594,00 dalam satu bulan, dengan penerimaan rata-rata sebesar Rp13.500.000,00, sehingga pendapatan rata-rata yang diperoleh agroindustri ini sebesar Rp3.263.406,00; (2) Agroindustri kopi bubuk ini layak atau menguntungkan untuk diusahakan, secara ekonomi diukur dengan R/C ratio sebesar 1,32 (R/C ratio > 1) dan rata-rata BEP produksi sebesar 114 kilogram untuk dua kali proses produksi dalam satu bulan, serta rata-rata BEP harga sebesar Rp68.244,00.
Copyrights © 2024