Ekologi dan keanekaragaman hayati merupakan salah satu materi dalam pembelajaran IPA yang membutuhkan proses bernalar dan pengolahan informasi dengan tepat. Oleh karena itu, seringkali terjadi pemahaman konsep yang salah (miskonsepsi). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati menggunakan tes diagnostik four-tier multiple choice yang terdiri dari 12 soal pilihan ganda. Hasil validitas isi tes mencapai 0,9801 (kriteria sangat valid) dan reliabilitas untuk B tier (pilihan jawaban dan alasan peserta didik) sebesar 0,765 (kriteria cukup reliabel). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 62 peserta didik kelas VII di SMP Negeri 5 Malang. Uji coba instrumen dilakukan di kelas VII C dengan jumlah 31 peserta didik, sedangkan pelaksanaan identifikasi miskonsepsi dilakukan di kelas VII A dengan jumlah 31 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami miskonsepsi tertinggi pada indikator mengidentifikasi metode konservasi keanekaragaman hayati dengan persentase miskonsepsi sebesar 58%.
Copyrights © 2023