Neuropati perifer merupakan suatu penyakit yang diakibatkan karena kerusakan yang terjadi pada saraf tepi. Kerusakan ini menyebabkan terganggunya proses pengiriman sinyal antara sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi, salah satu penyebab terjadinya neuropati perifer adalah kompresi saraf. Pada ibu yang menggendong anaknya terdapat pengerahan kekuatan dan gerakan berulang yang dapat menimbulkan cidera pada otot dan saraf. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan berat badan anak terhadap resiko nyeri neuropati perifer pada ibu akibat lama menggendong di Posyandu Kecamatan Lowokwaru. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi dan sampel pada penelitian ini adalah 38 orang ibu dengan aktivitas menggendong anak usia 0-36 bulan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Alat ukur berupa kuisioner resiko nyeri neuropati dengan Douleur Neuropathique en 4 Questions (DN4) dan analisa data univariat serta bivariat. Berdasarkan hasil uji statistik dengan uji spearman ditemukan nilai sig 0,857 (PValue >0,05). Maka, H1 ditolak dan H0 diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara berat badan anak terhadap nyeri neuropati perifer pada ibu akibat lama menggendong.
Copyrights © 2024