Riset ini dilatar belakangi oleh balita yang mengalami stunting yang terjadi di Desa Besuk Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso. Anak yang mengalami stunting biasanya mengalami keterbatasan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Sehingga kemampuan penguasaan kosakata mereka juga berpengaruh. Banyak faktor yang mempengaruhi penguasaan kosakata anak stunting seperti, keterbatasan berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar; kurangnya pendidikan dan stimulus penguasaan kosakata anak. Diharapkan dapat diketahui anak PAUD dalam penguasaan kosakata pasca stunting. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif deskriptif berfokus pendekatan analitik dan didaktik. Teknik observasi dalam upaya pemahaman dan interpretasi, pengumpulan data menggunakan analisis tekstual dan kontekstual data pemerolehan bahasa anak sebagai dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan dalam pemerolehan bahasa terdapat pemerolehan bahasa anak pasca stunting berupa komunikasi verbal, pengembangan kosakata, dan pemahaman bahasa melalui mitra tutur, yang berimplikasi pada pelaksanaan belajar bahasa di PAUD sesuai penelitian Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) materi PAUD & memberikan hasil peningkatan bahasa baik dari verbal atau non-verbal.
Copyrights © 2024