Kemajuan ilmu pengetahuan dan teksnologi telah mengantarkan era perubahan yang mudah dinikmati umat manusia. Namun di sisi lain, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi juga memberikan dampak negatif bagi banyak orang, terutama di era disrupsi saat ini yang sangat erat kaitannya dengan moralitas. Banyak fenomena yang terjadi di masyarakat yang berkaitan dengan moralitas. Misalnya siswa menantang guru berkelahi, siswa menghina guru, siswa melaporkan masalah kepada guru, maka hal tersebut merupakan perilaku yang tidak pantas dan tidak pantas. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas peran pendidikan agama Islam dalam pembentukan Akhlak di Era Disrupsi. Metode penelitian menggunakan penelitian kepustakaan yang menggunakan teknik analisis deskriptif untuk mengumpulkan data dari dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Dampak positif era disrupsi dalam dunia pendidikan adalah diperkenalkannya media pembelajaran yang canggih, sistem internet yang sesuai, sistem pembelajaran online, berbagai kemajuan global, dan program pembelajaran ilmu komputer lainnya. Namun Era Disrupsi ini juga membawa dampak negatif terhadap moral dan karakter anak bangsa. Anak-anak kini dibekali budaya instan. Dengan menjamurnya lingkungan Internet, anak-anak kini dapat dengan mudah mengakses informasi. Oleh karena itu, anak banyak meniru hal-hal negatif. Diantara langkah kongkrit pembentukan akhlak peserta didik di Era Disrusi ini berbasis pendidikan agama Islam dapat dimulai melalui Lembaga pendidikan harus merancang kurikulum yang tepat untuk mewujudkan kader bangsa yang berakhlak, mengelola manajemen pendidikan dengan baik, pemberdayaan suberdaya manusia guru melalui pelatihan dan bimbingan khusus, membiasakan pola bahasa yang santun kepada peserta didik, setiap guru mesti bisa berperan ganda sebagai guru, mediator, konseling, penasehat, penyuluh hingga berperan menjadi orang tua siswa sekaligus
Copyrights © 2023