Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan jogging jalan yang dilakukan selama 30 menit dengan rasio work time dan active rest 15:15 detik (H15) dan rasio 30:30 detik (H30) terhadap penurunan kadar glukosa darah untuk membantu menurunkan resiko obesitas pada remaja wanita. Sampel berjumlah 10 orang mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional, dimana kelompok sampel melakukan 2 metode latihan yang berbeda. Latihan dalam penelitian ini menggunakan durasi selama 30 menit dengan kecepatan rata rata jogging pace 8 min/km dan kecepatan jalan dikontrol dengan pace 12 min/km. Uji paired sample t-test digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan uji paired sample t-test, nilai Pretest-Posttest 5 (Sig > 0,05), artinya tidak ada pengaruh metode H15 dan H30 terhadap glukosa darah wanita setelah 5 menit pemberian treatment. Pada Pretest-Posttest 60, metode H15 tidak memberi pengaruh terhadap kadar glukosa Wanita setelah 1 jam pemberian treatment (Sig.>0,05). Sementara metode H30, nilai (Sig.<0,05) artinya pengaruh signifikan terjadi pada metode H30 terhadap penurunan kadar glukosa total remaja wanita sebesar 5,03% 1 jam setelah pemberian treatment. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa latihan jogging jalan metode H30 memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah sebesar 5,03% 1 jam setelah latihan.
Copyrights © 2024