Teori pengembangan dan penyusutan merupakan tawaran baru yang digaungkan oleh Soroush dalam menjawab problematika umat Islam selama ini. teorinya merupakan pelengkap dari gerakan revivalis sesudahnya, baik yang klasik sampai yang modern. Gagasan teori ini tentu menginginkan bagaimana umat Islam bisa membedakan di antara agama dan ilmu pengetahuan agama yang dihasilkan oleh manusia. Sebab, ilmu pengetahuan yang dihasilkan oleh manusia sifatnya temporal tidak sakral bisa benar dan bisa salah, sedangkan agama sendiri sifatnya sakral. melalui pemahaman ini Soroush ingin menunjukkan bahwa Qabd dan Bast adalah teori untuk memahamkan umat Islam yang selama ini masih jumud dan tertinggal. Dengan menggunakan metode library research dengan cara menelaah sumber primer dan sekunder dan kemudian menghasilkan pemahaman baru, bahwa gagasan ini memberikan dampak yang luar biasa bagi umat Islam di seluruh belahan dunia. Sebab, teori ini menyadarkan umat Islam dari kejumudannya atas pemahaman terhadap ilmu pengetahuan agama yang selama ini masih keliru dan belum bisa melakukan integrasi antara agama dan ilmu pengetahuan yang dibutuhkan bagi dirinya sendiri secara privat, umat Islam secara umum.
Copyrights © 2023