Enterprise Architecture merupakan kegiatan pengorganisasian data untuk mencapai tujuan proses bisnis organisasi dan berfungsi sebagai cetak biru untuk mengintegrasikan elemen TI dengan manajemen informasi. Namun, dalam praktiknya, banyak organisasi gagal dalam mencapai ekspektasi mereka terkait implementasi EA sehingga menciptakan hasil yang ambigu. Meski demikian, pemerintah Indonesia percaya bahwa implementasi enterprise architecture adalah langkah yang krusial guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan yang perlu disiapkan dalam konteks sektor pemerintahan, serta mengidentifikasi tantangan-tantangan yang mungkin dihadapi pemerintahan Indonesia dan negara lain dalam proses implementasi EA. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki peluang besar untuk memajukan diri dan mengejar ketertinggalannya dari standar yang dianggap baik di berbagai negara. Tahapan dan tantangan implementasi EA pada pemerintahan di Indonesia dan negara lain memiliki kesamaan dalam berbagai aspek, dengan perbedaan utama terletak pada jenis kasus dan kebutuhan unik dari setiap pemerintahan. Penelitian ini juga mengemukakan prospek pengembangan penelitian ini, terutama rekomendasi strategis untuk memperbaiki implementasi arsitektur ini di masa mendatang, terutama bagi pemerintahan.
Copyrights © 2024