Islam pertama kali diperkenalkan ke Semenanjung Korea pada abad pertengahan, sekitar abad ke-9, melalui pendekatan budaya dari pada sebagai agama. Setelah berabad-abad, Islam kembali muncul di Korea Selatan pada abad ke-20 melalui kedatangan imigran dan aktivitas dakwah yang bertahan melalui masa perang. Keberadaan Islam di Korea Selatan saat ini mencerminkan perkembangan positif melalui pendidikan, aktivitas dakwah, dan penciptaan komunitas Muslim yang semakin berkembang. Pendidikan agama Islam ditekankan melalui sekolah-sekolah khusus dan upaya penyediaan kurikulum Islam di negara ini. Aktivitas dakwah dilakukan melalui media online, seminar, dan publikasi yang menyampaikan pemahaman Islam secara umum. Organisasi seperti Korean Muslim Federation (KMF) memainkan peran kunci dalam pengembangan Islam di Korea Selatan, termasuk pengiriman pelajar ke negara-negara Muslim dan menyelenggarakan berbagai kegiatan dakwah. Meskipun Muslim merupakan minoritas, keberadaan mereka memberikan dampak positif pada sektor pendidikan, hubungan diplomatik, dan ekonomi Korea Selatan. Dengan berkembangnya jumlah Muslim, kebutuhan akan fasilitas ibadah seperti masjid juga semakin terasa, dan masjid pertama di Itaewon menjadi pusat untuk aktivitas keagamaan dan dakwah di Korea Selatan
Copyrights © 2024