Penelitian ini mengevaluasi persepsi mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring Kolaboratif (PDK) antara ITP Markandeya Bali dan STKIP Sinar Pancasila. Mayoritas responden menganggap positif pengalaman berkolaborasi dengan mahasiswa dari institusi lain, melihatnya sebagai kesempatan untuk memperluas jejaring sosial dan berbagi pengalaman. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, dengan menggunakan pendekatan kualitatif karena penelitian ini menjabarkan secara deskriptif. Adapun subjek pada penelitian ini adalah 76 orang Mahasiswa atau Mahasiswi semester III dan V dari Kampus ITP Markandeya Bali dan Kampus STKIP Sinar Pancasila dalam proses pembelajaran daring. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yakni kuesioner dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi jenis pertanyaan tertutup, semi tertutup, dan terbuka yang dibagikan menggunakan google form. Analisis data menggunakan Triangulasi data hasil kuesioner. PDK dinilai memberikan manfaat dalam pertukaran ide, pengembangan keterampilan kerja tim, dan komunikasi. Meskipun respons umumnya positif, beberapa kendala teknis seperti masalah sinyal internet dan kesulitan jadwal menjadi hambatan. Analisis peluang menunjukkan bahwa PDK dapat memberikan keuntungan, termasuk kolaborasi lintas daerah, akses lebih luas terhadap sumber daya pendidikan, dan perkembangan keterampilan kolaboratif. Perbaikan teknis dan penyesuaian jadwal diidentifikasi sebagai langkah kunci untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan PDK di masa mendatang.
Copyrights © 2024