Ide bunuh diri pada mahasiswa dapat meningkatkan risiko percobaan dan tindakan bunuh diri. Berdasarkan hasil temuan sebelumnya ide bunuh diri dapat dipengaruhi oleh faktor stres pada mahasiswa. Meskipun demikian, tidak semua mahasiswa yang mengalami stres memiliki ide bunuh diri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara stres dengan ide bunuh diri pada mahasiswa di kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Jumlah sampel diperoleh sebanyak 370 mahasiswa menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen yaitu Student-Life Stress Inventory (SLSI) untuk mengukur stres dan Revised-Suicide Ideation (R-SIS) untuk mengukur ide bunuh diri pada mahasiswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis diterima, yaitu ada hubungan positif yang sangat signifikan antara stres dengan ide bunuh diri pada mahasiswa di kota Makassar (r=0,564, p=0,000<0,01).
Copyrights © 2024