Penilaian kondisi jalan merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas jalan dan keselamatan pengguna jalan. Metode Surface Distress Index (SDI) merupakan salah satu metode yang digunakan dalam penilaian kondisi jalan. Data dikumpulkan melalui survei lapangan yang mencakup pengukuran kondisi permukaan perkerasan, retak-retak, kerusakan lainnya, kondisi saluran samping, dan lain-lain. Fokus penelitian ini adalah Jalan Matani Raya, Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, NTT. Terutama pada Dusun 4 dengan panjang jalan sekitar ± 3,67 km, dimulai dari STA 00+000 hingga STA 03+670. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, didapatkan nilai SDI pada Segmen 1 dan Segmen 3 berada pada rentang 0 < 50. Ini menunjukkan bahwa kondisi jalan baik (B). Pada Segmen 2, nilai SDI sebesar 105, berada pada rentang 100-150, yang menunjukkan kondisi jalan rusak ringan (RR). Sedangkan pada Segmen 4, nilai SDI sebesar 325, melebihi 150, yang mengindikasikan kondisi jalan rusak berat (RB). Berdasarkan penilaian tersebut, penanganan yang dianjurkan untuk Segmen 1 dan 3 adalah pemeliharaan rutin. Untuk Segmen 2, dianjurkan pemeliharaan berkala, sementara untuk Segmen 4, diperlukan peningkatan atau rekonstruksi jalan.Kata Kunci: Penilaian Kondisi Jalan, SDI, Jenis Penanganan
Copyrights © 2024