Medula
Vol 14 No 1 (2024): Medula

Laporan Kasus: Hubungan Pemakaian Metamfetamin dengan Gangguan Kepribadian Anti Sosia

Aziz, Rachman (Unknown)
Sinta Maharani, A. A Mas (Unknown)
K Hutasoit, High Boy (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jan 2024

Abstract

Pendahuluan: Menurut United Nation Office Drug and Crime Indonesia termasuk ke dalam 10 negara dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi, terutama ekstasi dan ganja. Berdasarkan Indonesia Drug Report provinsi dengan kasus tindak pidana narkoba tertinggi ialah Sumatera Utara sebanyak 7.353 kasus, Jawa Timur 6.193 kasus, DKI Jakarta 4.749 kasus, Jawa Barat 2.494 kasus, Sulawesi Selatan 2.120 kasus. Jenis NAPZA yang banyak disalahgunakan adalah sabu, ganja dan ekstasi dengan pelaku didominasi berjenis kelamin laki-laki. terpapar penyalahgunaan NAPZA. Metamfetamin atau sering dikenal di Indonesia dengan sebutan sabu. Sabu dapat menyebabkan ketergantungan, masalah fisik (meliputi malnutrisi, denyut jantung meningkat, gangguan ginjal, hepatitis, HIV-AIDS bagi mereka yang menggunakan suntikan amfetamin), masalah psikiatri (perilaku agresif, kondisi putus obat yang menyebabkan lelah, gangguan tidur, serangan panik, confusional state, psikosis dan skizofrenia bahkan gangguan kepribadian. Kesimpulan: Pasien dalam laporan kasus ini mengalami gangguan kepribadian antisosial dikarenakan adanya konsumsi metamfetamin. Pemicu yang mendasari gangguan kepribadian antisosial ini dikarenkan adanya konsumsi pemakaian zat adiktif yang berulang. Faktor lain terkait perkembangan psikososial sejak perinatal atau di dalam kandungan hingga masa dewasa awal sehingga mempengaruhi kondisi pasien saat ini. Kata Kunci: Zat adiktif, Pemakaian metamfetamin, Gangguan kepribadian anti sosial

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

medula

Publisher

Subject

Education Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Medical Profession Journal of Lampung didirkan pada tahun 2013. Medula hadir memenuhi kebutuhan publikasi jurnal bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran, Dosen ataupun klinisi dan profesi lain dibidang kedokteran. Medula diterbitkan dengan frekuensi 4 kali dalam setahun yang tiap nomornya mencakup 30 ...