Kadar haemoglobin dalam darah merupakan parameter yang digunakan untuk menetapkan prevalensi anemia pada ibu hamil. Anemia adalah suatu kondisi kurangnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah yang disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi yang dibutuhkan dalam proses pembentukan hemoglobin. Wanita hamil umumnya mengalami proses hemodilusi. Hemodilusi merupakan penyesuaian fisiologis selama kehamilan yaitu terjadinya peningkatan volume plasma lebih besar dibandingkan dengan peningkatan eritrosit, peningkatan volume sekitar 30-40% yang puncaknya pada kehamilan 32-34 minggu sehingga menyebabkan terjadinya pengenceran darah. Anemia pada masa kehamilan memberikan berbagai dampak bagi ibu hamil baik selama masa kehamilan, bersalin maupun nifas. Penting untuk ibu hamil melakukan pemeriksaan antenatal care salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin sebagai skrining dan deteksi dini anemia Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis karakteristik kadar hemoglobin pada ibu hamil di Daerah Aliran Sungai. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitaif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 ibu hamil. Hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil pada trimester I adalah 11,53 g/dL, kadar hemoglobin ibu hamil pada trimester II adalah 11,05 g/dL, dan kadar hemoglobin ibu hamil pada trimester III adalah 10,45 g/dL.
Copyrights © 2024