Penelitian yang penulis buat bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis dengan motivasi belajar pada remaja. Pola asuh demokratis menurut Baumrind adalah dimana orang tua menuntun anaknya dalam bertindak dan memilih dan motivasi belajar adalah keinginan seseorang untuk meningkatkan semangat belajar dari diri sendiri atau dari luar untuk melakukan kegiatan belajar hingga mencapai satu tujuan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimental, pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 320 orang. Penelitian ini menggunakan instrumen pola asuh Authoritative yang diperoleh dari Bagian Riset dan Pengukuran fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara untuk mengukur pola asuh demokratis, dan menggunakan Academic Motivation Scale-Short Indonesian Language Version untuk mengukur motivasi belajar. Dikarenakan data pola asuh bersifat nominal sehingga tidak memungkinkan adanya uji korelasi, peneliti menggunakan uji beda untuk mengukur kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan hasil terdapat hubungan antara pola asuh demokratis dengan motivasi belajar.
Copyrights © 2023