Konflik berkelanjutan di Wilayah Palestina tidak hanya meninggalkan dampak fisik tetapi juga berdampak serius pada kesejahteraan mental anak-anak. Konflik dan ketidakpastian di wilayah tersebut telah menciptakan lingkungan yang tidak stabil bagi anak-anak Palestina. Faktor-faktor seperti ketidakamanan, kehilangan orang tua, dan pengalaman trauma konflik berkontribusi secara signifikan terhadap penurunan kesehatan mental anak-anak. Oleh karena itu tujuan penelitian yaitu untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak konflik dan pengelolaan konflik terhadap kesejahteraan mental anak-anak Palestina. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dengan memahami dinamika manajemen konflik dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental anak-anak Palestina, penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan kebijakan yang lebih efektif dan program intervensi yang dapat meningkatkan kesejahteraan mental anak-anak dalam konteks konflik yang berkelanjutan.
Copyrights © 2023