Penelitian ini membahas peran komunikasi dan empati dalam manajemen konflik antar teman sebaya mahasiswa Departemen Ilmu Administrasi Negara. Konflik antar teman sebaya, sebagai bagian dari interaksi sosial, memerlukan manajemen yang efektif untuk menjaga hubungan yang sehat. Komunikasi efektif berperan sebagai langkah preventif dan represif, membuka saluran dialog, dan menciptakan pemahaman yang mendalam. Empati membantu menciptakan lingkungan di mana individu merasa didengar dan dihargai, mengurangi kemungkinan konflik berulang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara sebagai instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman peran komunikasi dan empati penting dalam menciptakan hubungan sehat di lingkungan akademis. Strategi peningkatan keterampilan komunikasi dan pelatihan empati dapat menjadi langkah-langkah efektif untuk mengelola konflik antar teman sebaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman ini memiliki dampak positif dalam menciptakan hubungan yang harmonis di Departemen Ilmu Administrasi Negara.
Copyrights © 2023