Pertanian menjadi mata pencaharian yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia sebagai negara agraris. Masyarakat di Tatar Sunda menjadi kelompok masyarakat yang masih melestarikan budidaya padi dengan cara yang tradisional. Masyarakat adat yang mengamalkan ajaran Sunda Wiwitan di kehidupannya memegang kuat pikukuh dari leluhur mereka. Beberapa tata cara kehidupan masyarakat Sunda tertuang dalam berbagai karya sastra kuno yang salah satunya adalah naskah Sanghyang Siksa Kanda ng Karesian. Naskah tersebut menjadi dasar penelitian ini dan berfokus pada bagian yang menuliskan tentang peralatan tani pada masa lampau. Penelitian ini berfokus pada permasalahan penggunaan alat tani tradisional yang tertulis dalam naskah tersebut dan masih digunakan hingga saat ini. Proses pengambilan data dilakukan dengan studi pustaka, observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Sementara, proses analisis data dilakukan melalui analisis etnoarkeologi, analisis fungsi, dan analisis kualitatif. Alat pertanian yang disebutkan dalam naskah, yaitu kujang, baliung, patik, kored, dan sadap. Beberapa perubahan terjadi pada alat pertanian tradisional di Kampung Cengkuk, baik dari fungsi dan bentuk.
Copyrights © 2024