Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan program Banyuwangi Rebound di Kabupaten Banyuwangi. Tujuan dari adanya program Banyuwangi Rebound yaitu untuk membangkitkan semua sektor akibat dampak dari pandemi Covid-19. Penulis mengangkat rumusan masalah berupa bagaimana implementasi kebijakan program Banyuwangi Rebound? Apa sajakah faktor pendukung dan faktor penghambat program Banyuwangi Rebound?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program Banyuwangi Rebound yang memiliki tiga pilar diantaranya Tangani Pandemi, Pulihkan Ekonomi dan Merajut Harmoni berjalan dan terlaksana dengan baik. Yang kemudian dapat dibuktikan dengan keberhasilan pada pilar Tangani Pandemi yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat, persentase vaksinasi meningkat, penanganan stunting meningkat dan kepuasan pelayanan kepada masyarakat yang baik. Pada pilar Pulihkan Ekonomi pertumbuhan ekonomi meningkat, pendapatan per kapita meningkat, dan menurunnya tingkat kemiskinan. Pada pilar Merajut Harmoni keberagaman agama, budaya dan suku guyub rukun antar elemen masyarakat, solidaritas antar elemen masyarakat harmonis. Dalam pelaksanaanya terdapat faktor pendukung yaitu semua elemen masyarakat bekerjasama, adapun faktor penghambat yaitu faktor luas wilayah, faktor alam, faktor penghambat dari pihak luar.
Copyrights © 2024