Keluarga memiliki peran utama mendidik anak usia dini. Sebagai orang tua pemilihan pola asuh dapat dipertimbangkan sejauh mungkin, karena kesehatan mental anak dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Mental yang baik perpengaruh pada aspek perkembangan psikologi anak. Komunikasi dalam kehidupan sehari-hari menjadi hal penting dalam mengembangkan aspek perkembangan anak. Orang tua hendaknya memperhatikan komunikasi verbalnya kepada anak, karena bahasa sehari-hari yang digunakan dapat membentuk karakter anak usia dini. Bahasa verbal diperoleh melalui interaksi secara lisan atau tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kekerasan verbal dalam keluarga terhadap perkembangan mental anak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif yang pengambilan datanya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah anak usia enam tahun yang berada di Jalan Hayam Wuruk RT 005 RW 003, Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Hasil Penelitian diperoleh bahwa anak mengalami kekerasan verbal dari orang sekitar terutama seorang ibu dalam aktivitas sehari-harinya. Hal ini berdampak pada anak terbiasa berkata yang tidak baik, emosi yang tidak stabil atau temperamen dan tidak peka terhadap lingkungan sekitar.
Copyrights © 2022