Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Vol. 4 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi

ZONASI KERENTANAN GERAKAN TANAH DENGAN METODE FREQUENCY RATIO DI KECAMATAN HARJAMUKTI, KOTA CIREBON

Febrianto, Bangkit (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Aug 2024

Abstract

ABSTRAKKecamatan Harjamukti merupakan daerah yang rentan mengalami gerakan tanah di Kota Cirebon. Penyusunan peta zonasi kerentanan gerakan tanah daerah Kecamatan Harjamukti bertujuan agar peta tersebut dapat dipergunakan dalam upaya mitigasi bencana di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode frequency ratio dengan parameter pengontrol berupa kemiringan lereng, litologi, jarak dari kelurusan struktur, jarak dari sungai, jarak dari jalan, tata guna lahan, curah hujan, dan titik persebaran gerakan tanah. Peta yang telah dihasilkan dari penelitian ini diklasifikasikan menjadi 4 zona kerentanan gerakan tanah, yaitu zona kerentanan sangat rendah seluas 52,07% wilayah, zona kerentanan rendah seluas 13,19% wilayah, zona kerentanan sedang seluas 22,43% wilayah, dan zona kerentanan tinggi seluas 12,30% wilayah. Perhitungan tingkat akuras menggunakan metode Area Under Curve menunjukkan tingkat akurasi sebesar 75,5% yang termasuk ke dalam kategori cukup, sehingga peta yang telah dihasilkan layak untuk digunakan.Kata kunci: Gerakan Tanah, Frequency Ratio, Mitigasi Bencana ABSTRACTHarjamukti District is an area prone to soil movement in Cirebon City. The preparation of The Soil Movement Vulnerability Zoning Map for the Harjamukti District aims to ensure that the map can be utilized in disaster mitigation efforts in the area. This study employs the frequency ratio method, using slope gradient, lithology, distance from structural lineaments, distance from rivers, distance from roads, land use, rainfall, and landslide distribution points as controlling parameters. The map generated from this research is classified into four soil movement susceptibility zones: very low susceptibility covering 52.07% of the area, low susceptibility covering 13.19%, medium susceptibility covering 22.43%, and high susceptibility covering 12.30%. The accuracy level calculation using the Area Under Curve method indicates an accuracy rate of 75.5%, which falls into the "fair" category, making the generated map suitable for use.Keywords: Soil Movement, Frequency Ratio, Disaster Mitigation

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

kohesi

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Computer Science & IT Education Energy Engineering Other

Description

Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang multidisplin ilmu Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh CV SWA Anugrah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (Juli dan Desember). Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek bertujuan ...