Permainan tradisional adalah sebuah wadah bagi peserta didik untuk melepas penat dari berbagai kegiatn nya pada setiap hari se usai sekolah. Kegiatan pembelajaran yang kurang menarik menjadikan peserta didik ini enggan untuk belajar dengan focus. Pembelajaran yang digunakan guru tidak tepat sehingga peserta didik kurang optimal dalam penyerapan informasi yag di sampaikan. Literasi dan numerasi yang seakan harus menjadikan tolak ukur dalam pembelajaran dan menjadi momok tersendiri bagi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenalkan pada peserta didik bahwasanya pembelajaran bisa di laksanakan dengan riang gembira dan harus tidak harus hanya menggunakan satu jenis gaya belajar saja. Kegiatan pembelajaran bisa di selingi dengan permainan agar peserta didik ammapu menyerap dan menerima informasi yang di sampaikan secara optimal. Penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan kelas yang dimana ada 2 siklus penelitian yang dilaksanakan. Setiap siklus memiliki empat tahapan yakni persiapan, pelaksanakan, evaluasi dan refleksi. Untuk metode pengumpulan adatanya ada 3 cara yakni dengan wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya kenaikan hasil belajar peserta didik dari yang sebelumnya di bawah KKM 70, menjadi di atas rata-rata KKM yakni 87 dari 20 peserta didik hanya menyisakan 1 peserta didik yang belum tuntas.
Copyrights © 2023