Implementasi e-government dalam pelayanan kesehatan merupakan topik yang penting dalam konteks global saat ini. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan potensi untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan kesehatan di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi komparatif terhadap implementasi e-government dalam pelayanan kesehatan di Indonesia dan beberapa negara maju, dengan fokus pada kebijakan, regulasi, dan dampak implementasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data dari berbagai sumber termasuk literatur terkait dan dokumen kebijakan. Data dianalisis untuk membandingkan strategi implementasi, tantangan yang dihadapi, serta dampak yang dicapai oleh masing-masing negara. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia menghadapi tantangan signifikan terkait infrastruktur TIK, literasi digital, dan kebijakan yang kohesif dalam mengimplementasikan e-government dalam pelayanan kesehatan. Pembelajaran dari negara-negara maju seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris menunjukkan bahwa investasi dalam infrastruktur, standarisasi sistem informasi kesehatan, serta pendekatan holistik terhadap literasi digital dan kepercayaan masyarakat dapat mempercepat adopsi e-health yang efektif. Dengan mengambil pembelajaran ini, Indonesia dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan melalui implementasi e-government yang berkelanjutan.
Copyrights © 2024