Aplikasi Discord digunakan oleh komunitas Keepcalm dengan tujuan mempermudah mereka dalam berkomunikasi jarak jauh menggunakan metode CMC (Computer Mediated Communication). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Discord sebagai komunikasi kelompok yang dilakukan dalam membentuk kohesivitas tim pengembang KEEPCALM. Menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti mengumpulkan data dengan metoda wawancara, observasi dan studi pustaka. Wawancara dilakukan terhadap anggota tim pengembang KEEPCALM dengan prinsip purposive sampling. Hasil penelitian ini pada tim pengembang KEEPCALM yang memanfaatkan aplikasi Discord dalam berkomunikasi kelompok untuk membentuk kohesivitas kelompok dengan menggunakan fitur voice chat, text chat dan share screen. Dengan menerapkan empat elemen komunikasi kelompok yaitu interaksi, waktu, ukuran dan tujuan serta terjadinya groupthink theory karena kohesivitas yang terbentuk.
Copyrights © 2024