Kualitas sebuah institusi seringkali diukur dari kualitas mahasiswanya. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai penerima, tetapi juga sebagai kolaboratif aktif yang berinteraksi dan bekerja sama dengan pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Komunikasi tidak hanya meningkatkan efektivitas kerja kelompok tetapi juga memperkuat identitas dan citra institusi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan terkait dengan bagaimana cara untuk menyelesaikan hambatan dalam kerja kelompok. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur kualitatif deskriptif dengan kajian kepustakaan dan melibatkan tahap wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa komunikasi yang baik meminimalkan hambatan seperti perbedaan karakter, kesibukan, dan kurangnya respon, serta mendorong kolaborasi yang aktif dan produktif dalam mencapai tujuan kelompok.
Copyrights © 2024