Pemilih Umum menjadi mekanisme utama dalam memilih calon pemimpin. Pada PEMILU 2024, partai politik dan kandidat akan membangun personal branding untuk meyakinkan pemilih dan mendapatkan dukungan. Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02 dikenal dengan ciri khas “gemoy” di kalangan pemilih, khususnya pemilih pemula. Kepopuleran label “gemoy” di kalangan pemilih pemula disebabkan oleh sikap santai Prabowo yang sesuai dengan karakter pemilih pemula dan mayoritas generasi Z termasuk mahasiswa Universitas Djuanda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh personal branding Prabowo di PEMILU 2024 terhadap keputusan pemilih pemula Mahasiswa Universitas Djuanda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel 361 pemilih pemula mahasiswa Universitas Djuanda. Hasil dari penelitian ini didapatkan dengan uji t menujukkan bahawa personal branding dan kecenderungan memilih mempengaruhi keputusan memilih. Dalam uji koefisien determinasi mendapatkan hasil data sebesar 77,3% artinya personal branding dan kecenderunganberpengaruh terhadap keputusan memilih para pemilih pemula mahasiswa Universitas Djuanda, sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model regresi.
Copyrights © 2024