Pembinaan rohani berperan penting dalam membentuk karakter dan etika anggota Polri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang optimalisasi pembinaan rohani, mental dan tradisi anggota polri yang profesional dan berintegrasi. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empirisn yaitu penelitian yang mengkaji bagaimana hukum diterapkan dalam praktik dan pengaruhnya terhadap masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengoptimalkan pembinaan ini, penting untuk merancang program yang terstruktur yang bertujuan untuk pembinaan harus terintegrasi dan mencakup semua aspek mental dan profesionalitas. Optimalisasi pembinaan rohani, mental, tradisi anggota Polri menciptakan profesionalisme dan integritas merupakan aspek krusial dalam membangun institusi kepolisian yang efektif dan dapat dipercaya. Hambatan yaitu keterbatasan sumber daya, kurangnya kualitas dan kuantitas pelatih, kultur organisasi, kurangnya dukungan dari pimpinan, masalah motivasi anggota, kurangnya evaluasi dan feedback. upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan yaitu: perlu adanya peningkatan sumber daya manusia, perlu adanya peningkatan pembina baik dari internal polri maupun dari eksternal sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya, perlu budaya yang baik dalam menciptakan suasana kerja yang integritas, perlu adanya dukungan unsur pimpinan dalam setiap pelaksanaan pembinaan rohani dan dan mental anggota polri, memotivasi anggota polri untuk ikut dalam setiap pembinaan rohani dan mental, melakukan evaluasi dan feedback daris etiap kegiatan pembinaan rohani dan mental.
Copyrights © 2024