Artikel ini menganalisis Box Ship Hours (BSH) sebagai salah satu indikator yang dapat menunjukkan produktivitas bongkar muat petikemas di PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia Surabaya. Sebagai elemen vital dalam rantai pasok nasional, PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia Surabaya perlu meningkatkan produktivitas bongkar muat peti kemas berdasarkan hasil analisis Box Ship Hours. Analisis mencakup indikator seperti Effective Time, Berthing Working Time, dan Box Ship Hours (Gross dan Net). Produktivitas bongkar muat petikemas juga dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain seperti infrastruktur terminal, manajemen logistik, tenaga kerja, dan peralatan serta teknologi. Dalam penelitian ini, data di ambil dari kapal Meratus Manado di PT Berlian Jasa Terminal Indonesia yang digunakan untuk menganalisa indikator tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa produktivitas bongkar muat masih di atas standar target yang ditentukan, Box Ship Hours (BSH) Gross sebesar 18 box/jam, sedangkan ketentuan target adalah 22 box/jam, sehingga produktivitas bongkar muat belum memenuhi standar yang di tentukan.
Copyrights © 2024