Kemajuan dalam dunia teknologi di era revolusi industri 5.0, semakin maju dan menciptakan perubahan kuhusnya dalam kebudayaan yang diwariskan melalui proses pendidikan yang disebut modernisasi. Hubungan modernisasi dan pendidikan dapat memberikan dampak yang positif dan negatif, terutama bagi siswa yang merupakan pemeran penting dalam pendidikan. Pandangan Giddens mengenai modernitas terkait erat dengan teori strukturasinya. Individu bukanlah objek dalam proses modernisasi melainkan individu memainkan peran yang sangat penting dalam proses ini disamping keberadaan institusi pentng lain yang menopang modernitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan. Artikel ini meinggunakan metode keipustakaan seipeirtii buku, jurnal, maupun laporan hasiil seibeilumnya. Peineiliitiian keipustakaan yang lakukan sebelum terjun ke lapangan yaitu dengan mengumpulkan data guna menentukan topik penelitian dan merumuskan masalah. Untuk memudahkan peneliti menemukan hal-hal yang dibutuhkan serta mengetahui kepustakaan yang diperlukan ketika merasa asing. Untuk mendapatkan informasi, peneliti harus mencari sumber informasi sepeiti referensi umum dan khusus, manual, buku peigangan, laporan peineiliitiian, diiseirtasii, jurnal, einsiiklopeidiia dan bahan khusus laiinnya. Darii hasiil penelitian ini menemukan bahwa ada banyak dampak modernisasi pada dunia pendidikan misalnya kecanduan penggunaan internet, siswa tidak lagi tergantung pada guru dan orang lain. Itu sebabnya peran guru, orang tua, masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan membimbing siswa sehingga mereka dapat meminimalkan dampak tersebut
Copyrights © 2024