Penelitian dan Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang pembangunan Masjid Besar Raudhatusshalihin Bontonompo, perkembangan dan fungsi Masjid Besar Raudhatusshalihin Bontonompo serta dampak keberadaan Masjid besar raudhatusshalihin Bontonompo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri atas empat tahapan yakni : heuristik yakni pengumpulan data dan sumber, kritik sumber terdiri dari kritik intern dan ekstern, interpretasi atau penafsiran dan tahapan terakhir yakni hsitriografi atau penulisan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid tua di bangun pada tahun 1301 H/1884 M atas kerja sama seorang ulama H. Abdul Rahman dengan Anrong Guru Poli selaku pemerintah adat saat itu yang didukung oleh Karaengta Tukajannangngang sebagai Karaeng Bontonompo (Wakil Pemerintah Kerajaan Gowa Bontonompo). Pembangunan Masjid Besar ini menggunakan waktu selama 10 tahun lebih. Awal pembangunannya dilakukan pada tahun 1961 dan penyelesaiannya pada tahun 1974. Status masjid jamik ini dipakai kurang 21 tahun, yakni 1974 sampai lewat pertengahan tahun 1995. Pada tahun 1995 status Masjid Jamik berubah menjadi Masjid Besar Raudhatusshalihin Bontonompo.
Copyrights © 2023