Learning loss menjadi fenomena yang signifikan di masa pasca pandemi COVID-19, di mana siswa mengalami penurunan prestasi akademik yang mencolok. Dalam konteks ini, peran guru bimbingan dan konseling menjadi sangat penting dalam membantu siswa mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi learning loss di pasca pandemi. Jenis penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan mengambarkan kejadian yang terjadi di lapangan sesuai dengan data dan informasi yang di peroleh, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu; Observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Adapun yang menjadi informan kunci dalam penelitian ini adalah koordinator guru bimbingn konseling, informan utama dalam penelitian ini adalah guru bimbingan konseling yang mengatasi learning loss serta informan pendukung adalah wali kelas siswa yang teridentifikasi learning loss. Hasil penelitian maka penulis mendapatkan beberapa informasi mengenai peran yang dilakukan guru bimbingan konseling dalam mengatasi permasalahan learning loss pasca pandemi berupa melakukan need assessmen, merancang program layanan bimbingan dan konseling, melaksanakan program layanan bimbingan konseling, melakukan evaluasi layanan bimbingan dan konseling dan menganalisis hasil evaluiasi serta merancang tindak lanjut untuk mengatasi permasalahan learnig loss yang terjadi di pasca pandemi.
Copyrights © 2024