Penggunaan teknologi dalam pembelajaran mulai digalakkan sejak tahun 2020 saat pandemi COVID-19 mulai menyebar di Indonesia. Penyebaran virus ini membuat pemerintah menyatakan untuk menutup seluruh tempat-tempat umum seperi pusat perbelanjaan, kantor hingga sekolah. Pelaksanaan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) menjadi alternatif yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran tetap dapat berjalan. Pembelajaran dalam jaringan dilakukan dengan memanfaatkan media digital sebagai perantara guru menyampaikan materi kepada siswa. Karena itu guru perlu memahami bagaimana penggunaan media digital yang bijak dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan persepsi guru Bahasa Inggris di Kota Batam yang berjumlah 80 orang terhadap Teknologi Informasi dan Literasi Digital. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket online dan wawancara terstruktur. Dari penelitian ini ditemukan hampir seluruh responden menyatakan bahwa mereka mampu menggunakan teknologi digital dan memanfaatkannya dalam proses belajar mengajar.
Copyrights © 2022