Penelitian ini mengenai penyusunan laporan keuangan koperasi hendaknya berpedoman pada standar akuntansi keuangan untuk entitas tanpa akuntabilitas publik. SAK ETAP terpisah dari SAK besar dimana SAK ETAP dalam pedoman penyusunan laporan keuangan dibuat lebih sederhana. Menurut Sen Yung, dalam beberapa hal SAK ETAP memberikan banyak kemudahan untuk perusahaan dibandingkan dengan PSAK dengan ketentuan pelaporan yang lebih kompleks. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif dimana hasil penelitian ini diperoleh dengan observasi dan wawancara. serta menggunakan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini adalah Koperasi Tunas Wira Mandiri mengenai penyajian laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP dapat disimpulkan bahwa dalam penyajian laporan keuangan masih terdapat ketidaksesuaian dengan standard penyajian laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP. Hal-hal yang membuat Koperasi Tunas Wira Mandiri memiliki kekurangan dalam menyajikan laporan keuangannya berdasarkan SAK ETAP adalah karena kurangnya pengetahuan tentang SAK ETAP dan kurangnya kesadaran dari pihak menajemen akan pentingnya laporan keuangan.
Copyrights © 2022