Dewasa ini seringkali kita mendengarkan, melihat atau bahkan menyaksikan langsung tindakan pelanggaran normal sosial atau masyarakat yang dilakukan oleh remaja. Sebagai contoh perilaku tawuran antar pelajar dengan membawa senjata tajam, kekerasan seksual yang dilakukan oleh remaja, penganiayaan pada teman yang divideokan, perilaku perundungan, ujaran kebencian, dan lain sebagainya. Kejadian ini semakin miris karena dilakukan oleh remaja, yg masih tergolong anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran parental involvement terhadap juvenile delinquency pada remaja di Karawang. Populasi dari penelitian ini adalah remaja di Karawang. Pengambilan data menggunakan 2 skala yaitu Skala Parental Involvement Rating Scale (PIRS) dan Skala Subtypes of Antisocial Behavior Questionnaire (SABQ). Hipotesis dari penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat parental involvement maka semakin rendah tingkat juvenile delinquency. Hasil pada penelitian ini menunjukkan hipotesis diterima dengan nilai signifikansi 0,005 dan dengan arah negatif atau dapat dikatakan bahwa parental involvement berpengaruh negatif dan signifikan terhadap juvenile delinquency. Kontribusi pengaruhnya sebesar 7,5% dipengaruhi oleh faktor parental involvement.
Copyrights © 2023