Penyebab anak-anak yang bermasalah dengan karakter bisa jadi karena mereka tidak mengetahui standar apakah perbuatan yang mereka lakukan tersebut baik atau buruk, dibenarkan atau dilarang oleh agama, boleh atau tidak boleh untuk dilakukan, atau barangkali mereka mengetahuinya, namun mereka dengan sengaja tidak mengindahkannya. Pertanyaan yang paling mendasar adalah apakah mereka mendapatkan pendidikan karakter dimasa kanak-kanaknya. Apakah kekayaan budaya dimana mereka berasal telah berfungsi sebagai media penanaman karakter tersebut? Melalui penelitian yang dilakukan dengan mengunakan teknik analisis isi kualitatif ini, diketahui bahwa kekayaan budaya suku bangsa Minangkabau yang berbentuk sastra lisan memiliki fungsi sebagai media penanaman nilai karakter yang fleksibel dan kontekstual. Dan untuk menilai keberfungsiannya sebagai media penanaman karakter pada anak-anak suku bangsa Minangkabau, analisis terhadap sastra lisan suku bangsa Minangkabau ini harus dilakukan dalam kerangka paradiqma dan idiologi budaya yang dianut oleh suku bangsa Minangkabau tersebut.
Copyrights © 2023