Kemampuan siswa tunarungu dalam pembelajaran keterampilan vokasional sangat perlu untuk dikembangkan agar dapat menunjang kehidupannya di masa mendatang. Salah satu keterampilan yang dapat dikembangkan adalah mengolah salah satu pangan sederhana umbi-umbian menjadi makanan manis yang menarik seperti Sweet Roll. Pada penelitian ini peneliti mengguakan metode Direct Instruction dengan jenis peneltian yaitu Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dan setiap siklus dilakukan sebanyak empat kali pertemuan. Teknik yang dipakai peneliti dalam mengumpulkan data ialah teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan sebelum dilaksanakan penelitian membuat Sweet Roll menggunakan metode Direct Instruction adalah AM 29%, pada siklus I menjadi 50%, kemudian meningkat jadi 94% di siklus II. Sedangkan IP mendapat 35% pada hasil kemampuan awal, di siklus I meningkat menjadi 58%, meningkat lagi menjadi 100% di siklus II. Maka bisa diartkan bahwa metode Direct Instruction bisa meningkatkan kemampuan siswa dalam membuat Sweet Roll.
Copyrights © 2023