Tulisan ini membahas rekognisi pendidikan kewarganegaraan (PKn) sebagai pijakan utama dalam pendidikan bela negara yang efektif di Indonesia dan tantangan pendidikan kewarganegaraan dalam konteks pendidikan bela negara di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKn memiliki potensi besar sebagai alat dalam membentuk kesadaran kewarganegaraan yang kuat, membangun semangat nasionalisme, dan mengembangkan komitmen dalam mempertahankan negara. Namun, tetap saja ada tantangan yang harus dihadapi dalam mengintegrasikan PKn ke dalam kerangka pendidikan bela negara seperti terjadi 1), ahistoris, 2), segregasi dikotomi rasial dan 3), lepas dari rahim Pancasila. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PKn memiliki relevansi dalam pendidikan bela negara di Indonesia. Dengan melibatkan berbagai stakeholder pendidikan, Indonesia dapat mempersiapkan generasi muda dengan baik dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap kedaulatan negara. Dengan demikian penelitian ini memberikan sumbangan dalam pemahaman mengenai keterkaitan antara pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan bela negara, serta memberikan pandangan bagi perbaikan kebijakan pendidikan ke depan./6
Copyrights © 2023