Penggunaan celemek cerita untuk meningkatkan kemandirian anak adalah suatu usaha agar kegiatan pembelajaran di TK tidak monoton, membosankan, dan menjenuhkan. Dalam kenyataannya kegiatan pembelajaran masih sangat tekstual, sehingga bentuk-bentuk analogi yang harus di kembangkan secara kontekstual masih terkesan staknasi. Akibat dari pembelajaran seperti itu, untuk mendongkrak agar anak bisa lebih mandiri dan dapat melakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain akan terhambat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran bercerita dengan alat peraga celemek cerita di TK Syuhada Durian Gadang, untuk mengetahui kemandirian anak di TK Syuhada Durian Gadang dan untuk mengetahui sejauh mana metode bercerita dengan alat peraga celemek cerita dalam meningkatkan kemandirian anak TK Syuhada Durian Gadang. Adapun pendekatan metode penelitain ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif, karena dalam penelitian ini lebih mengutamakan deskriptif analitik untuk memcahkan konsep-konsep di dalamnya, bukan mengunakan konsep-konsep numerik statistik. Dalam pelaksanaannya penelitian ini terbagi atas dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Siklus I memberikan pengajaran secara umum dan siklus II berkenaan dengan perumusan materi pembelajaran. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran bercerita dengan menggunakan alat peraga celemek cerita yang di lakukan di TK Syuhada Durian Gadang dalam rangka untuk meningkatkan kemandirian anak adalah suatu pilihan yang tepat dan cermat. Hal ini dapat dilihat dari paparan data perkembangan dari siklus I ke siklus berikutnya yang terdapat perkembangan secara signifikan. Dapat dilihat dengan jelas dari kemandirian anak yang mula-mula hanya mencapai 5% dengan penggunaan metode tepat dan cermat akhirnya merubah menjadi 100%
Copyrights © 2023