Ujian merupakan evaluasi dalam belajar. Pada pelaksanaan ujian terdapat siswa melakukan tindakan curang atau menyontek. Salah satu penyebab siswa menyontek karena kurangnya rasa percaya diri. Perilaku menyontek menyebabkan dampak negatif bagi peserta didik diantaranya yaitu bersifat manipulatif atau tidak jujur, tidak percaya akan kemampuan dirinya sendiri, dan tumbuhnya sikap curang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepercayaan diri siswa, mendeskripsikan tingkat perilaku menyontek dan untuk menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan perilaku menyontek. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Penelitian dilakukan kepada siswa MAN 1 Kota Payakumbuh. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 208 siswa dengan menggukan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket kepercayaan diri sebanyak 36 item dan angket perilaku menyontek sebanyak 37 item dengan menggunakan model skala likert. Kemudian data di analisis dengan menggunakan teknik person product moment correlation. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: (1) kepercayaan diri siswa pada kategori tinggi dengan persentase 63% (2) perilaku menyontek siswa pada kategori rendah dengan persentase 50% (3) terdapat hubungan dengan arah kolerasi negatif yang signifikan pada kategori sedang antara kepercayaan diri dengan perilaku menyontek. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri maka semakin rendah perilaku menyontek, sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri siswa maka semakin tinggi perilaku menyontek.
Copyrights © 2023