Kebudayaan nasional menjadi pilar identitas bangsa Indonesia, menopang budi daya rakyat, dan meningkatkan derajat kemanusiaan. Kain tenun tradisional, seperti Kain Tenun Ikat Sumba NTT, Kain Tenun Bali, dan Kain Tenun Sutera Wajo, mencerminkan kekayaan budaya dari berbagai daerah. Penelitian ini mengeksplorasi keberlanjutan industri kain tenun, mengidentifikasi tantangan pengrajin terkait pelestarian budaya, globalisasi, peran generasi muda, dan tren desain modern. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan studi literatur sebagai sumber data utama. Hasil penelitian mengungkapkan dinamika produksi, distribusi, dan nilai budaya yang membedakan setiap jenis kain tenun. Tantangan globalisasi, perubahan tren, dan keterlibatan generasi muda diidentifikasi, namun strategi pengembangan, seperti diversifikasi produk dan kolaborasi industri, terbukti efektif. Rekomendasi kebijakan meliputi penguatan perlindungan hak kekayaan intelektual, insentif pemerintah, dan pengembangan pusat pelatihan. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemahaman dan mendukung keberlanjutan industri kain tenun sebagai bagian integral dari warisan budaya dan ekonomi kreatif Indonesia.
Copyrights © 2023