Banjir adalah bencana yang sering terjadi di Indonesia dan berdampak besar pada masyarakat dan lingkungan. Menurut Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir menempati peringkat kedua bencana yang sering terjadi di Indonesia . Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kerentanan banjir di wilayah Kota Ambon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) yang dipadukan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Dalam penelitian ini menggunakan sepuluh faktor yang mempengaruhi kerentanan banjir yaitu Topographic Wetness Index (TWI), Ketinggian, Kemiringan Lereng, Presipitasi, Penggunaan Lahan atau Tutupan Lahan (LULC), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Jarak dari Sungai, Jarak dari Jalan, Kerapatan Aliran, dan Jenis Tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerentanan banjir di wilayah Kota Ambon ada empat jenis tingkatan, yaitu tingkat rendah mencapai 20.81%, tingkat sedang mencapai 72,84%, tingkat tinggi mencapai 6,32%, dan tingkat sangat tinggi mencapai 0,02%.
Copyrights © 2023