Keterampilan kolaborasi peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI di SMA Muhammadiyah 3 Jakarta masih tergolong rendah, dimana peserta didik sering mengalami kejenuhan dalam belajar. Fenomena tersebut tercermin dari perilaku peserta didik yang cenderung hanya memperhatikan guru tanpa berperan aktif, salah satu faktornya disebabkan guru yang masih menerapkan metode pembelajaran yang tidak mengikutsertakan peserta didik untuk aktif berkolaborasi pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bermaksud untuk memahami bagaimana cara guru dalam menguatkan kemampuan kolaborasi peserta didik pada mata melajaran Pendidikan Agama Islam dengan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi secara langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning merupakan salah satu usaha guru dalam menguatkan kemampuan kolaborasi peserta didik. Adapun keberhasilan sebuah pembelajaran Pendidikan Agama Islam tak luput dari sebuah perencanaan yang telah disiapkan guru dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang memuat beberapa tahap antara lain perencanaan, pelaksanaan, dan proses evaluasi pembelajaran.
Copyrights © 2024