Penelitian ini mengeksplorasi kegunaan paradigma Contextual Teaching Learning (CTL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA konsentrasi pada topik cahaya dan sifat-sifatnya di kelas lima. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, yang mengintegrasikan analisis statistik kuantitatif dengan wawancara dan observasi kualitatif. Pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diadopsi sebagai metodologi penelitian utama, sehingga memungkinkan peneliti terlibat langsung dalam proses penelitian mulai dari inisiasi hingga kesimpulan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa dengan menggunakan model CTL. Analisis data awal menunjukkan adanya peningkatan yang cukup besar pada hasil belajar siswa selama tahap penelitian. Pada siklus I, rata-rata nilai individu mencapai 65,37, dan hanya 45% siswa yang mencapai ketuntasan klasikal. Namun pada siklus II rata-rata nilai individu meningkat menjadi 82,25 dan 85% siswa mencapai ketuntasan klasikal. Temuan ini sesuai dengan penelitian sebelumnya mengenai hasil pembelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia, yang menunjukkan bahwa paradigma CTL secara positif meningkatkan prestasi siswa. Studi ini menggarisbawahi pentingnya penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang berkontribusi terhadap efektivitas model CTL, termasuk interaksi guru-siswa, ketersediaan sumber daya, dan motivasi siswa. Kesimpulannya, penelitian ini menggambarkan kegunaan model CTL dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa, khususnya dalam memahami topik rumit tentang cahaya dan sifat-sifatnya. Temuan ini memberikan wawasan yang berguna bagi para pendidik dan pembuat kebijakan yang berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran sains di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2024