Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang di temukan siswa masih cenderung tidak dapat mengatur waktu belajar, kurangnya keteraturan siswa dalam belajar matematika siswa disebabkan oleh faktor antara lain yaitu, kecerdasan emosional diantaranya kurangnya motivasi diri, tidak percaya diri terhadap kemampuan diri sendiri serta kurangnya empatii terhadap teman sebaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh signifikan dalam kecerdasan emosional terhadap kedisiplinan belajar. Rumusan masalah penelitian ini mengenai pengaruh kecerdasan emosional terhadap kedisiplinan belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Ampek Angkek Tahun Ajaran 2022/2023. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat “pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional terhadap kedisiplinan belajar matematika dikelas VIII SMP N2 ampek angkek”. Jenis penelitian ini adalah ex post facto dengan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 81 orang dan sampel yang digunakan adalah seluruh populasi kelas VIII SMPN 2 Ampek Angkek Tahun Ajaran 2022/2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kecerdasan emosional dan angket kedisiplinan belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif. Hasil penelitian ini diperoleh nilai kolerasi sebesar rxy= 0,6889102881 dan nilai koefesien determinasi sebesar 47,47% dari pengujian hipotesis, persamaan regresi antara kecerdasan emosional terhadap kedisiplinan belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Ampek Angkek Y= 22,5270524826+0,6470606867X untuk pengaruh signifikan kecerdasan emosional terhadap kedisiplinan belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Ampek Angkek diperoleh thitung=8,448 > ttabel= 1,99. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional terhadap kedisiplinan belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Ampek Angkek.
Copyrights © 2024