Tujuan penelitian untuk mengkaji dampak model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar siswa SMP N 3 Ampek Angkek pada mata pelajaran Informatika. Dengan menggunakan Total Sampling, 55 siswa menjadi sampel, dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Menggunakan Group Design pretest-posttest control design, Metode quasi eksperimen kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Dua teori digunakan dalam uji ini: Ha (Hipotesis Alternatif): Ada pengaruh model pembelajaran Wali Kelas Flipped terhadap hasil belajar siswa di kelas VII Informatika SMP N 2 Ampek Angkek; dan H0 (Hipotesis Nol): Tisak ada pengaruh model pembelajaran Flipped homeroom terhadap hasil belajar siswa di kelas VII Informatika SMP N 2 Ampek Angkek.. Analisis uji Wilcoxon menunjukkan bahwa kedua kelas mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar setelah diberikan perlakuan, meskipun dengan variasi yang berbeda. Namun uji hipotesis Mann-Whitney menunjukkan bahwa model pembelajaran Flipped Classroom tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Faktor-faktor seperti penyebaran informasi yang tidak biasa, kesesuaian model pembelajaran dengan atribut-atribut yang dipelajari, fluktuasi individu, kendala aset, komitmen siswa, dan sifat pelaksanaan mungkin mempengaruhi hasil-hasil ini. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Flipped Classroom tidak meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.
Copyrights © 2024