Xilanase merupakan enzim ekstraseluler yang mampu menghidrolisis xilan (hemiselulosa) menjadi xilosa dan xilo-oligosakarida. Xilanase dapat dihasilkan oleh mikroba termofilik. Bakteri termofilik merupakan mikroorganisme yang mampu menghasilkan enzim termostabil dan dapat hidup pada suhu di atas 45°C-80°C. Struktur suatu enzim terdiri dari serangkaian asam amino yang strukturnya berkaitan erat dengan suhu. Suhu di atas kisaran suhu optimal dapat merusak struktur lipatan protein enzim, mampu mengubah bentuk enzim, situs aktif, yang akan mengurangi aktivitas enzim atau menghentikan aktivitasnya sedangkan di bawah suhu optimal struktur protein menjadi kaku sehingga menurunkan aktivitasnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu yang optimum oleh bakteri termofilik dalam mengasilkan enzim xilanase dari konsorsium trikultur bakteri termofilik. Jenis penelitian ini yaitu bersifat deskriptif. Penelitian menggunakan bakteri termofilik dari Sumber Air Panas Mudiak Sapan (MS), yaitu isolat MS 16, MS 18, dan MSS 11. Medium beechwood ekstrak jerami digunakan untuk aktivasi konsorsium bakteri MSS 11, MS 16, dan MS 18, lalu diinkubasi pada suhu 55?, 65? dan 75? dengan kecepatan 150 rpm. Kemudian data disajikan dalam bentuk tabel. Produksi aktivitas enzim xilanase konsorsium trikultur bakteri termofilik yang tertinggi diperoleh pada suhu 65? yaitu 13,09 U/mL. Sedangkan pada suhu 55? memiliki nilai aktivitas enzim lebih redah yaitu 4,09 U/mL.
Copyrights © 2024