Masih banyak siswa yang beranggapan bahwa layanan konseling individual cenderug negative sehingga menyebabkan kurangnya motivasi mengikuti layanan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat persepsi siswa terhadap layanan konseling individual, motivasi siswa mengikuti layanan konseling, dan mengungkap hubungan antara persepsi siswa terhadap layanan konseling individual dan motivasi siswa mengikuti layanan konseling di SMP N 8 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi, analisis data menggunakan product moment penarikan sampel dengan teknik total sampling sebanyak 47 siswa di SMP N 8 Kota Jambi yang pernah mengikuti layanan konseling individual.. Instrument ini menggunakan skala gutman dengan opsi jawaban ya tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persentase persepsi siswa terhadap layanan konseling individual diperoleh sebesar 71% yang dikatagorikan sedang dan tingkat persentase motivasi siswa mengikuti layanan konseling sebesar 65% yang dikategorikan sedang. dan analisis korelasi diperoleh sebesar 0,72 yang termasuk dalam tingkatan tinggi atau besar.
Copyrights © 2024